Menyambung Jejak Waktu di Tebing Pantai Siung

Sabtu – Minggu, 18 – 19 Maret 2023, telah berlangsung kegiatan Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 1 Divisi Panjat Tebing GEGAMA. Pelaksanaan DIKJUT 1 ini berlokasi di Tebing Pantai Siung, Kabupaten Gunungkidul, DIY, tepatnya pada jalur pemanjatan blok D. Tebing yang merupakan kawasan batuan karst Pegunungan Sewu ini juga menjadi kesukaan banyak pemanjat untuk menikmati keelokan Pantai Siung melalui berbagai pilihan jalurnya.
Kegiatan DIKJUT 1 ini diikuti oleh 6 anggota Wiramuda dan 2 anggota aktif. Anggota wiramuda terdiri dari Stefani (Karih), Salma (Menik), Joyfal (Karuk), Eswa (Peni), Elma (Rintip), dan Clara (Rikuh), sedangkan 2 anggota aktif yang turut terjun ke lapangan yakni Majiid (Gatheng) dan Pudy (Ligu). Terdapat beberapa materi yang telah disampaikan pada rangkaian DIKJUT 1 ini, mencakup leading cleaning, artificial climbing, dan multipitch. Sebelum hari H pelaksanaan DIKJUT 1, para anggota juga mengikuti latihan leading cleaning di Wall MAPASADHA, pada 8 Maret 2023.
Hari Sabtu-Minggu, Tanggal 18-19 Maret 2023 Divisi Arung Jeram GEGAMA telah melaksanakan rangkaian kegiatan Pendidikan Lanjut (DIKJUT) di Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari Survei Lapangan, Pemberian Materi Ruang, Latihan, dan Kegiatan DIKJUT. Kegiatan bertujuan untuk menyampaikan materi lanjutan kepada para anggota divisi Arung Jeram yang merupakan lanjutan dari materi dasar yang telah disampaikan sebelumnya. Karena bertujuan untuk menyampaikan materi lanjutan kepada para anggota divisi Arung Jeram maka kegiatan ini bersifat wajib diikuti oleh anggota divisi Arung Jeram GEGAMA.

apat disebut juga dengan kegiatan Caving dalam bahasa Inggris merupakan suatu aktivitas penjelajahan alam yang berfokus pada lingkungan gua. Penelusuran gua sendiri merupakan salah satu kegiatan kepecintaalaman yang didalami dan dipraktikkan dalam Latihan Dasar Mapala GEGAMA, Fakultas Geografi. Dalam kegiatan penelusuran gua disampaikan serta dipraktikkan materi penelusuran gua dan materi lingkungan, diantaranya materi pemetaan gua beserta praktiknya, teknik penelusuran gua horizontal, biospeologi dan ornamen gua, geomorfologi karst, serta beberapa materi lainnya. Kegiatan eksplorasi gua disertai dengan kegiatan pemetaan dimana didalamnya terdapat pengukuran serta pencatatan data yang kemudian dipergunakan untuk melakukan penggambaran sketsa gua.

Search and Rescue (SAR) merupakan usaha dan kegiatan untuk mencari dan memberikan pertolongan kepada manusia atau harta benda yang hilang. Seiring berkembangnya kegiatan tracking dan insiden orang hilang marak dijumpai, ESAR semakin berkembang. ESAR merupakan salah satu ilmu SAR untuk menangani situasi darurat, tersesat, hilang, atau tertimpa musibah saat melakukan penjelajahan di alam bebas. Penekanan ESAR ditekankan pada teknik pencarian yang dilakukan oleh Search Rescue Unit (SRU) darat yang menguasai navigasi gunung.