Bentang Alam dan Bentang Budaya di Gunung Ireng Gunungkidul

Gunung Ireng berada di Gunungkidul, DIY yang membentang dari Desa Nglaroh di bagian barat laut hingga Desa Giripurwo di bagian tenggara. Gunung purba ini terletak pada koordinat 7°52’57″LS 110°29’23″BT. Ciri khas unik yang terdapat di Gunung Ireng ialah letaknya yang berdekatan dengan Gunung Api Purba Nglanggeran di Kecamatan Patuk. Daya tarik yang dimiliki oleh Gunung Ireng mungkin tidak sebesar gunung api purba lainnya. Namun, keindahannya menyimpan banyak kisah, baik dari bentang alam maupun bentang budayanya. Artikel ini disusun untuk mengidentifikasi bentang alam dan bentang budaya geologi gunung api purba Gunung Ireng.
Search and Rescue (SAR) merupakan usaha dan kegiatan untuk mencari dan memberikan pertolongan kepada manusia atau harta benda yang hilang. Seiring berkembangnya kegiatan tracking dan insiden orang hilang marak dijumpai, ESAR semakin berkembang. ESAR merupakan salah satu ilmu SAR untuk menangani situasi darurat, tersesat, hilang, atau tertimpa musibah saat melakukan penjelajahan di alam bebas. Penekanan ESAR ditekankan pada teknik pencarian yang dilakukan oleh Search Rescue Unit (SRU) darat yang menguasai navigasi gunung.

Divisi Arung Jeram GEGAMA telah melaksanakan rangkaian kegiatan Pendidikan Lanjut (DIKJUT) Divisi Arung Jeram. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari Survei, Pemberian Materi Ruang, Latihan, dan kegiatan DIKJUT. Kegiatan survei dilakukan pada hari Minggu, 4 September 2022 di Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan survei ini bertujuan untuk menentukan lokasi-lokasi yang akan digunakan pada kegiatan DIKJUT 1 dan DIKJUT 2 yaitu lokasi renang jeram, lokasi pemetaan jeram (mapping), dan lokasi rescue Z-Drag. Selain itu, dilakukan estimasi waktu kegiatan seperti portagging, pemanasan, pengarungan, dan lainnya. Kegiatan survei DIKJUT ini diikuti oleh 6 anggota GEGAMA yang terdiri dari 2 anggota wiramuda yaitu Igoh (Dampu) dan Aisyah (Dende) serta 4 Anggota Aktif yaitu Haris (Baito), Rahma (Soppe), Aulia (Amplang), dan Diki (Lempok). Kegiatan ini dilakukan 2 kali pengarungan.

Hari Sabtu-Minggu, 13-14 November 2021, Divisi Panjat Tebing GEGAMA melakukan kegiatan pemantapan operasional (MATRAS) yang berlokasi di Tebing Gua Gamping, Karanganyar, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan pendidikan Anggota Wiramuda DIKLATSAR XXXVIII dan merupakan lanjutan dari kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar (DIKLATSAR). Sesuai dengan namanya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasional dan manajerial dalam berkegiatan. Kemampuan operasional dalam berkegiatan diperoleh dengan memahami, mempelajari, dan mempraktikkan teknik cara melakukan pemanjatan di tebing, sedangkan kegiatan manajerial diperoleh dengan memahami persiapan yang
