Arsip:

#HutanGunung

Simulasi Nyata: Aksi Penyelamatan di Kaki Gunung Ungaran

Simulasi Nyata: Aksi Penyelamatan di Kaki Gunung Ungaran

Kegiatan di gunung atau hutan bukan hanya sekedar berpetualang saja, akan tetapi juga perjalanan yang penuh dengan risiko. Dalam kondisi tertentu kecelakaan seperti tersesat, jatuh, cedera, atau bencana alam kecil dapat terjadi kapan saja. Sehingga, pada kegiatan Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 2 Divisi Gunung Hutan diberikan materi SAR (Search and Rescue) dan ESAR (Explore Search and Rescue), dikenal dengan teknik yang digunakan untuk evakuasi “survivor” atau korban yang dicari saat hilang dan tersesat di hutan atau gunung. read more

Artikel Dikjut 1 Gunung Hutan 2025 – Batu Licin Di Balik Rimba Sindoro

Artikel Dikjut 1 Gunung Hutan 2025 – Batu Licin Di Balik Rimba Sindoro

Pada pertengahan Mei 2025 lalu, Mapala GEGAMA divisi Gunung Hutan melaksanakan kegiatan Pendidikan Lanjut 1 (DIKJUT 1) di Gunung Sindoro via Watu Lunyu. Pendidikan lanjut (DIKJUT) merupakan bagian dari pendidikan wajib yang ditujukan kepada anggota Wiramuda DIKLATSAR XLII GEGAMA. Pada kegiatan DIKJUT 1 Gunung Hutan ini disampaikan materi pendakian dan pemetaan jalur pendakian. Sebelumnya, proses pembuatan peta dilakukan terlebih dahulu dengan bersumber dari peta kontur Jawa Tengah, kemudian dilakukan layouting peta menggunakan ArcGIS. Selanjutnya, selama di jalur pendakian dilakukan record tracks dengan GPS menggunakan Avenza Maps. read more

Kegiatan Insidental : Pendakian Jalur Lama di Gunung Merbabu

Pendakian Jalur Lama di Gunung Merbabu

Pertengahan bulan September, Mapala GEGAMA melaksanakan kegiatan insidental divisi Hutan Gunung di salah satu gunung di Jawa Tengah, yaitu Gunung Merbabu. Pendakian kali ini melewati jalur yang sudah lama tidak beroperasi, tepatnya berada di jalur pendakian Cuntel. Suasana senyap yang tercipta tidak membuat kegiatan menjadi menakutkan. Canda tawa anggota ditemani dengan kicauan burung-burung menjadikan kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini menjadi sangat menyenangkan.

Kegiatan mengeksplor jalur pendakian Cuntel Gunung Merbabu mulai pada tanggal 15 September 2024 saat matahari belum tepat di atas kepala. Perjalanan dari base camp dimulai dengan melewati jalanan beraspal yang di samping kanan kirinya masih berdiri permukiman rumah warga. Semakin mendekati hutan pun terdapat lokasi wisata untuk menikmati keindahan siluet Gunung Andong. Memasuki kawasan hutan, kami disambut oleh semak-semak yang tingginya bahkan sudah melebihi tinggi kami. Jalur pendakian yang sudah lama tidak beroperasi menyebabkan kami harus mengeluarkan parang untuk menebas semak-semak yang menjulang tinggi tersebut. Akan tetapi, hal tersebut memang menjadi tujuan pendakian kami kali ini, yaitu mencari, membuka, dan menciptakan jalan. read more

Perjalanan Kembali ke Basecamp : Penyelamatan Survivor di Bukit Sikunci

Upaya Penyelamatan Survivor di Bukit Sikunci

Komunikasi dengan Tim Basecamp

Setiap kegiatan di alam bebas pastinya memiliki risikonya masing-masing, terutama jika berkegiatan di area hutan dan gunung. Bahaya yang sering dialami di area hutan dan gunung adalah tersesat atau tidak tahu arah, sehingga dilaporkan berita orang hilang. Oleh karena itu, pada Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 2 Divisi Hutan Gunung GEGAMA dipraktikkan materi E-SAR (Explore-Search and Rescue) atau dapat diartikan sebagai kegiatan eksplor dan mencari korban yang hilang tersesat di area hutan atau gunung. Korban yang dicari tersebut dikenal dengan nama “survivor”. read more

Menembus Tembok Putih Puncak Sejati

Menembus Tembok Putih Puncak Sejati

Kegiatan DIKJUT 1 atau Pendidikan Lanjut 1 Divisi Hutan Gunung GEGAMA yang dilaksanakan pada hari Sabtu – Minggu, 27 – 28 April 2024 telah berhasil dilaksanakan. DIKJUT 1 Divisi Hutan Gunung dilaksanakan di Gunung Sumbing. Pendakian kali ini menggunakan jalur via Kaliangkrik yang secara administratif berlokasi di Desa Butuh, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Gunung Sumbing dengan ketinggian 3.371 mdpl menjadi puncak pertama bagi 6 Wiramuda Diklatsar XLI setelah resmi menjadi anggota MAPALA GEGAMA dan didampingi oleh 5 Anggota biasa yang aktif GEGAMA serta 1 Anggota Pasca. Kegiatan DIKJUT 1 Divisi Hutan Gunung ini dilaksanakan untuk memberikan pendidikan lanjut dan materi dasar dalam berkegiatan di Divisi Hutan Gunung kepada Anggota Wiramuda mengenai arti dari kebersamaan, kerja sama, menenangkan keegoisan, dan memiliki output pemetaan jalur pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik. read more

Keberanian dan Dedikasi dalam Simulasi SAR dan ESAR di Bukit Buju

Kegiatan DIKJUT Divisi Hutan Gunung telah dilakukan selama 3 hari yaitu mulai dari tanggal 23-25 Juni 2023 di Bukit Buju, Kopeng Wetan, Sutopati, Kajoran, Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari 6 orang anggota aktif GEGAMA dan 10 orang anggota wiramuda GEGAMA. Anggota aktif GEGAMA yaitu Soenja (Solu), Itul (Canang), Pudy (Ligu), Wafiq (Sepa), Fahri (Posoy), dan Azizah (Randai). Sedangkan 10 anggota wiramuda yaitu Adi (Gamang), Radell (Badik), Mahad (Mandau), Yordan (Pudhak), Jariyan (Torong), Maulydia (Mundhu), Tri (Juwis), Salma (Menik), Elma (Rintip), dan Lia (Jeprak). Materi kegiatan DIKJUT ini yaitu Search and Rescue (SAR) dan Explore Search and Rescue (ESAR). read more

Latsar Insidental di Gunungapi Purba Nglanggeran

Latsar Insidental di Gunungapi Purba Nglanggeran

Hutan Gunung atau yang dapat disebut juga dengan kegiatan Mountaineering dalam bahasa Inggris merupakan suatu aktivitas penjelajahan alam yang berfokus pada lingkungan hutan dan gunung. Hutan Gunung sendiri merupakan salah satu kegiatan kepecintaalaman yang didalami dan dipraktikkan dalam Latihan Dasar Mapala GEGAMA, Fakultas Geografi. Dalam kegiatan Hutan Gunung, materi yang disampaikan berupa Ilmu Medan dan Kompas (IMPK), Navigasi Darat di mana dalam prakteknya terdapat reseksi dan interseksi, serta Survival di mana dalam prakteknya terdapat materi Bivak: alami dan semi alami, sumber makanan, pencarian air, dan pembuatan api. read more