Memanjat Sembari Menikmati Indahnya Pantai Siung
Divisi Panjat Tebing GEGAMA telah melakukan keiatan insidental panjat yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan tambahan pendidikan anggota wiramuda xxxix dan xl setelah dilakukanna kegiatan Pendidikan Lanjut (Dikjut). Insidental tersebut dilakuakn sebagai bentuk kegiatan tambahan untuk menyelesaikan materi dari rangkaian Dikjut I yang belum sempat tersampaikan. Adapun kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 9 September 2023 di Tebing Siung, Kabupaten Gunung Kidul, D.I.Yogyakarta.
Kegiatan Insidental Divisi Panjat diikiuti oleh 18 anggota yaitu, Eswa (Peni), Joyfal (Karuk), Salma (Menik), Yordan (Pudhak), Bila (Manggar), Ryana (Idhep), Tri (Juwis), Haqi (Katur), L (Tuntut), Jariyan (Torong), Furqon (Celung), Stefani (Karih), Adi (Gamang), Wafiq (Sepa), Majiid (Gatheng), Ali (Docang), dan Zahra (Tembon). Adapun materi yang disampaikan pada kegiatan Insidental Divisi Panjat ialah multi pitch climbing dengan teknik artificial.
Kegaiatan panjat tebing diawali dengan materi multi picth climbing yang dilakukan di jalur blok D tebing Siung. Teknik pemanjat multi pitch merupakan sistem pemanjatan yang dilakukan pada tebing-tebing besar dan tinggi sehingga untuk mencapai topnya diperlukan station belay. Teknik tersebut dilakukan dengan cara estafet yakni leader akan melakukan pemanjatan pertama dan berhenti di statio belay untuk melakukan belaying kepada belayer sebagai pemanjat ke dua. Kemudian pemanjat kedua akan meneruskan pemanjatan dengan melewati pemanjat pertama dan berhenti pada station belay ke dua. Hal tersebut dilakukan secara berulang hingga keduanya sampai pada puncak tebing. Pemanjatan multi pich biasayna dilakukan adanya keterbatasan panjang tali serta fisik dari pemanjat. Adapun peratalatan tambahan untuk instalansi pengaman saat di station belay berupa cowstail, sling, snap, dan CDS, serta COS, figure of eight sebagai alat belay.
Sedangkan teknik artificial merupakan pemanjatan yang dilakukan dengan memanfaatkan cacat batuan sebagai natural anchor dengan memasang pengaman lain dengan cara diselipkan ataupun di kaitkan. Peralatan yang digunakan daam artificial climbing berupa sling, hexa, friend, stopper, perusik, serata tambahan lain berupa snap untuk mengaitkan pengaman dengan tali.
Sembari kegiatan multi pitch berlangsung, teman-teman lainnya melakukan pemanjatan soprt pada tebing blok D bagian Utara sebagai pengisi waktu di sela-slela pemanjatan lainnya. Mereka sangat antusias dalam melakukan kegiatan tersebut. Banyak dari teman-teman divisi lain juga mencoba beberapa materi dari divisi panjat seperti melakukan cleaning dengan dengan teknik climb down.
Panjat merupakan salah satu olahraga ekstrim yang memacu adrelin. Dimana pemanjat harus melakukan instalasi pengamannya sendiri sembari menggerakan tubuhnya keatas, yang dimana apaila terjadi kesalahan selama proses pemanjatan dapat memahayakan sang pemanjat.
Memanjat di Siung menjadi tempat pemanjatan dengan daya tarik tersendiri. Meskipun harus mengeluarkan tenaga yang banyak saat pemanjatan, namun hal tersebut sepadan dengan pemandangan indahnya laut yang mengiringi selama pemanjatan.
Penulis: Salma Arinalhaq alias Menik