Arsip:

Operasional

Arus Deras Bukan Penghalang, Taklukkan Sungai Elo dengan Keberanian

Arus Deras Bukan Penghalang, Taklukkan Sungai Elo dengan Keberanian

Divisi Arung Jeram GEGAMA telah sukses menyelesaikan Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 1 pada Minggu, 4 Mei 2025 di Sungai Elo, Magelang, Jawa Tengah. Pendidikan lanjut (DIKJUT) merupakan bagian dari pendidikan wajib yang ditujukan kepada anggota Wiramuda DIKLATSAR XLII GEGAMA. Rangkaian kegiatan ini terdiri dari materi ruang, latihan basah, survei, dan kegiatan DIKJUT. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan materi lanjutan dari materi dasar yang telah disampaikan sebelumnya, sekaligus untuk melatih keberanian dan membangun kesadaran diri wiramuda terhadap lingkungan sekitar. read more

Di Antara Karst dan Samudera: Saksi Genggaman Mimpi dan Jejak Keberanian

Di Antara Karst dan Samudera: Saksi Genggaman Mimpi dan Jejak Keberanian

Awal bulan Februari, 16 dari 20 anggota Wiramuda DIKLATSAR XLII GEGAMA telah melaksanakan rangkaian Latihan Dasar (Latsar) divisi Panjat Tebing di Pantai Siung. Latsar yang dilakukan selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 6 sampai 8 Februari 2025 mengalami pergantian peserta karena kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan Latihan Dasar divisi Penelusuran Gua. Pada hari pertama, peserta yang berada di Panjat Tebing, yaitu Jeihan (Opak), Fadhil (Digul), Fariel (Bone), Melati (Kandis), Ino (Sampit), Helen (Kawa), Leyna (Rokan), dan Nadia (Jelai). Sementara pada hari kedua, peserta yang berada di Panjat Tebing, yaitu Yoel (Pawan), Ikhsan (Mapi), Bayu (Poso), Dion (Tallo), Naufal (Kampar), Putri (Musi), Ami (Anai), dan Aurell (Wampu). Selain itu, beberapa panitia yang ikut membersamai peserta, yaitu Filda (Emprit), Faiza (Orru), Nara (Tutu), Alvin (Jalak), Salwa (Sula), Ardra (Banggai), Nindy (Cegar), Ainna (Punai), Ola (Apung), Allyssa (Sepah), Ryana (Idhep), Salma (Menik), Elma (Rintip), Aprillia (Jeprak), dan Haqi (Katur). Dengan demikian, secara keseluruhan Latsar Panjat Tebing kali ini diikuti oleh 31 orang. read more

Meresapi Sunyi, Menyusuri Lorong Tanpa Cahaya : Kisah di Balik Gelapnya Gua Thotho dan Gua Pengilen

Meresapi Sunyi, Menyusuri Lorong Tanpa Cahaya : Kisah di Balik Gelapnya Gua Thotho dan Gua Pengilen

 

Yogyakarta – Mengawali bulan Februari, GEGAMA melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Penelusuran Gua tepatnya pada tanggal 6-8 Februari 2025. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh anggota Wiramuda GEGAMA, karena merupakan salah satu syarat untuk menjadi anggota aktif GEGAMA. Peserta kegiatan sebanyak 16 orang Wiramuda XLII GEGAMA yaitu Bayu (Poso), Yoel (Pawan), Ikhsan (Mapi), Ami (Anai), Aurell (Wampu), Dion (Tallo), Putri (Musi), Naufal (Kampar), Jeihan (Opak), Leyna (Rokan), Fariel (Bone), Ino (Sampit), Helen (Kawa), Fadhil (Digul), Melati (Kandis) dan 2 orang Wiramuda XLI GEGAMA yaitu Aurora (Apung), Alvin (Jalak). Sedangkan pengurus dan pasca yang mendampingi peserta yaitu Humai (Pleci), Sintya (Sikep), Nicky (Gemak), Dipta (Bayan), Caca (Timor), Sasa (Rumbai), Allyssa (Sepah), Jariyan (Torong), Tsalsa (Kepek), Haqi (Katur), Tri (Juwis), Rifki (Tembing) dan Adi (Gamang). Anggota wiramuda dibagi menjadi 2 kloter dengan masing-masing kloter dibagi kedalam 2 tim.   read more

Angkatan DIKLATSAR XLII GEGAMA, Siap Mengalir Deras Tanpa Batas

Angkatan DIKLATSAR XLII GEGAMA, Siap Mengalir Deras Tanpa Batas

Foto bersama peserta DIKLATSAR XLII, Pengurus periode 2024/2025, Anggota aktif, dan PAGEGA

Mapala GEGAMA baru saja menyelesaikan kegiatan DIKLATSAR ke XLII pada Minggu, 19 Januari 2025 sebagai bentuk implementasi terhadap materi yang telah disampaikan pada materi ruang sebelumnya dan penerapan nilai-nilai kepencintaan alam kepada para peserta DIKLATSAR tahun ini yang berjumlah 20 orang. Kegiatan ini dilaksanakan selama 5 hari dan bermula pada tanggal 15 Januari hingga 19 Januari 2025, dengan titik kumpul fakultas geografi UGM. Kegiatan diawali dengan pengecekan barang bawaan peserta yang bertujuan untuk meminimalisir bobot barang bawaan dan sampah plastik serta perlengkapan lainnya yang tidak dibutuhkan.  read more

Kegiatan Insidental : Pendakian Jalur Lama di Gunung Merbabu

Pendakian Jalur Lama di Gunung Merbabu

Pertengahan bulan September, Mapala GEGAMA melaksanakan kegiatan insidental divisi Hutan Gunung di salah satu gunung di Jawa Tengah, yaitu Gunung Merbabu. Pendakian kali ini melewati jalur yang sudah lama tidak beroperasi, tepatnya berada di jalur pendakian Cuntel. Suasana senyap yang tercipta tidak membuat kegiatan menjadi menakutkan. Canda tawa anggota ditemani dengan kicauan burung-burung menjadikan kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini menjadi sangat menyenangkan.

Kegiatan mengeksplor jalur pendakian Cuntel Gunung Merbabu mulai pada tanggal 15 September 2024 saat matahari belum tepat di atas kepala. Perjalanan dari base camp dimulai dengan melewati jalanan beraspal yang di samping kanan kirinya masih berdiri permukiman rumah warga. Semakin mendekati hutan pun terdapat lokasi wisata untuk menikmati keindahan siluet Gunung Andong. Memasuki kawasan hutan, kami disambut oleh semak-semak yang tingginya bahkan sudah melebihi tinggi kami. Jalur pendakian yang sudah lama tidak beroperasi menyebabkan kami harus mengeluarkan parang untuk menebas semak-semak yang menjulang tinggi tersebut. Akan tetapi, hal tersebut memang menjadi tujuan pendakian kami kali ini, yaitu mencari, membuka, dan menciptakan jalan. read more

Kegiatan Insidental : Jeram ke Jeram di bawah Langit Cerah Sungai Elo

Jeram ke Jeram di bawah Langit Cerah Sungai Elo

Telah berlangsung sebuah petualangan penuh semangat di bawah langit cerah yang memayungi Sungai Elo, pada tanggal 14-15 September 2024, , yaitu Kegiatan Insidental Latihan Dasar Arung Jeram GEGAMA. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang untuk belajar, tetapi juga memberikan pengalaman seru di alam terbuka yang tidak terlupakan bagi para peserta, khususnya peserta insidental latihan dasar.

Seharian penuh, pengarungan dilaksanakan dengan gembira, diiringi oleh gemuruh air dan tawa keceriaan, para anggota GEGAMA antusias mempelajari berbagai keterampilan penting dalam arung jeram. Materi-materi seperti renang jeram, teknik dasar mendayung, hingga simulasi flip flop—situasi di mana perahu terbalik di tengah arus—diajarkan dengan penuh semangat oleh para anggota aktif yang berpengalaman. read more

Kegiatan Insidental : Dari Mulut Gua Hingga Sudut Tergelap Anjani

Dari Mulut Gua Hingga Sudut Tergelap Anjani

Sabtu, 7 September 2024, Mapala GEGAMA melaksanakan kegiatan insidental latihan dasar (latsar) divisi penelusuran gua. Latsar merupakan kegiatan yang wajib diikuti bagi seluruh anggota GEGAMA. Kegiatan ini dilaksanakan di Gua Anjani yang berada di Dusun Somoroto, Tlogoguwo, Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh 4 orang anggota Wiramuda Diklatsar XLI, diantaranya Sintya (Sikep), Ardra (Banggai), Dipta (Bayan), dan Ainna (Punai). Selain itu, kegiatan ini juga didampingi oleh pengurus, pasca, dan anggota Wiramuda Diklatsar XLI yang lain. Pengurus, pasca, dan anggota Wiramuda XLI yang ikut serta kegiatan ini, antara lain L (Tuntut), Tsalsa (Kepek), Jariyan (Torong), Haqi (Katur), Naufal (Tulup), Rifki (Tembing), Humai (Pleci), dan Nicky (Gemak). read more

Kuatkan Fisik untuk Tebing Nglanggeran yang Asik

Kuatkan Fisik untuk Tebing Nglanggeran yang Asik

Divisi Panjat Tebing GEGAMA Fakultas Geografi dengan bangga sudah melaksanakan pendidikan lanjut yang ke-2 yang diikuti tujuh anggota wiramuda di antaranya Alvin (Jalak), Filda (Emprit), Nara (Tutu), Faiza (Orru), Aina (Punai), Ardra (Banggai), dan Irien (Sriti) tidak lupa ada kakak-kakak selaku anggota biasa yang aktif GEGAMA yang mendampingi kami. DIKJUT 2 Panjat Tebing menekankan pentingnya keahlian dalam pemetaan tebing dan teknik jummaring sebagai bagian integral dari panjat tebing. read more

Perjalanan Kembali ke Basecamp : Penyelamatan Survivor di Bukit Sikunci

Upaya Penyelamatan Survivor di Bukit Sikunci

Komunikasi dengan Tim Basecamp

Setiap kegiatan di alam bebas pastinya memiliki risikonya masing-masing, terutama jika berkegiatan di area hutan dan gunung. Bahaya yang sering dialami di area hutan dan gunung adalah tersesat atau tidak tahu arah, sehingga dilaporkan berita orang hilang. Oleh karena itu, pada Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 2 Divisi Hutan Gunung GEGAMA dipraktikkan materi E-SAR (Explore-Search and Rescue) atau dapat diartikan sebagai kegiatan eksplor dan mencari korban yang hilang tersesat di area hutan atau gunung. Korban yang dicari tersebut dikenal dengan nama “survivor”. read more

Buatlah Jalanmu Sendiri! Naik-Turun Gua Sibodak di Pegunungan Menoreh

Buatlah Jalanmu Sendiri! Naik-Turun Gua Sibodak di Pegunungan Menoreh

Kegiatan Rigging

Menelusuri suatu gua vertikal membutuhkan kemampuan membuat jalur untuk turun dan naik. Salah satu cara untuk membuat jalur tersebut adalah dengan single rope technique ataudisingkat SRT. Lima orang anggota Wiramuda Diklatsar XLI GEGAMA Divisi Penelusuran Gua, yakni Andhika (Lawe), Humai (Pleci), Elvanicky (Gemak), Sintya (Sikep), dan Nawasdipta (Bayan) memberanikan diri  untuk memasuki Gua Sibodak dengan teknik SRT. Lima peserta tersebut memasuki Gua Sibodak dalam rangka mengikuti Pendidikan Lanjut (DIKJUT) 2 Divisi Penelusuran Gua GEGAMA. Kegiatan DIKJUT dilaksanakan selama kurang lebih tiga hari, dimulai dari tanggal 9 Juni hingga 11 Juni 2024. Kegiatan tidak hanya dilakukan lima orang di atas, tetapi ditemani oleh banyak teman-teman anggota GEGAMA dan Pengurus Divisi Penelusuran Gua GEGAMA. Pengurus tersebut bertugas mengajarkan dan mengawasi selama kegiatan berlangsung, yang terdiri atas Jariyan (Torong), Larasati (Tuntut), Tsalsa (Kepek), dan Naufal (Tulup), sedangkan teman-teman GEGAMA yang menemani terdiri dari Tasya (Timor), Ardra (Banggai), Annisa (Rumbai), Allyssa (Sepah), Tri Nuryati (Juwis), Savrida (Rampe), Baihaqi (Katur), Furqon (Celung), Ryana (Idhep), Salma (Menik), dan Ma’had (Mandau). read more