Pos oleh :

alvina.s.c

Belajar Sambil Menguji Adrenalin di Tebing Samigaluh

Pada tanggal 2 Februari 2021, Divisi Panjat Tebing GEGAMA mengadakan Pemantapan Materi Dasar (MATRAS) di Tebing Samigaluh, Kulon Progo, DI Yogyakarta. Pemantapan Materi Dasar (MATRAS) merupakan salah satu kegiatan pendidikan yang dilakukan di awal setelah anggota menjalani diklatsar. Kegiatan iniĀ  bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota baik secara operasional maupun manajemen dalam berkegiatan di lapangan. Kemampuan operasional diperoleh dengan memperdalam materi-materi dasar, sedangkan kemampuan manajemen lapangan diperoleh dari adanya persiapan sebelum (pra), saat, dan sesudah (pasca) lapangan. Adapun kegiatan MATRAS kali ini wajib dilakukan oleh anggota Wiramuda XXXVII GEGAMA guna mengenalkan materi dasar pada masing-masing divisi. read more

GEGAMA Lantik 16 Anggota Wiramuda DIKLATSAR XXXVIII GEGAMA di Tengah Pandemi

Diklatsar merupakan acara tahunan rutin Mapala GEGAMA sebagai ajang regenerasi dalam penerimaan anggota wiramuda baru. Adanya bencana pandemi Covid-19 tentunya menghambat beberapa pelaksanaan yang biasa dilakukan secara langsung di lapangan. Oleh karena itu, Mapala GEGAMA memutuskan untuk melaksanakan DIKLATSAR XXXVIII GEGAMA pada tahun ini secara daring. Adapun tahapan yang dilakukan pada diklatsar kali ini yakni pendaftaran, tes potensi fisik, tes wawancara, materi ruang, proyek mandiri, dinamika kelompok, dan pelantikan. read more

Semarak Dies Natalis Dalam Ragam Digital, 38th

Pada tanggal 20 Agustus 2020, Mahasiswa Pencinta Alam Geografi Gadjah Mada atau yang dikenal sebagai GEGAMA merayakan hari jadinya yang ke-38. Puncak dari peringatan ini sebenarnya dirayakan pada malam 19 Agustus 2020, dikarenakan pada malam tersebut merupakan waktu tutup tahun bagi GEGAMA. Perayaan Dies Natalis XXXVIII GEGAMA kali ini berbeda dari perayaan-perayaan sebelumnya, hal ini disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia termasuk Indonesia. Salah satu pengaruh yang cukup besar dari adanya pandemi adalah diterapkannya pembatasan sosial diantara masyarakat, sehingga suatu kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah besar tentunya menjadi terhambat atau bahkan tidak dianjurkan. Oleh karena itu, GEGAMA pun turut beradaptasi dalam mematuhi himbauan tersebut, diantaranya yakni sebagian besar rangkaian kegiatan dies natalis sengaja dibuat secara daring, sedangkan untuk kegiatan yang masih dilakukan secara luring tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. read more